29 September 2005

pada sebuah ruang tamu

berbicara tentang karir dan percintaan.

seorang teman telah mengorbankan percintaannya untuk karir. permainan bergulir di lokasi kerja; sesaat, melampiaskan kebutuhan afeksi dan biologis.

teman yang lain memilih keduanya, karir yang baik dan percintaan dengan wanita karir, pilihan yang bagus. saat ini tak keduanya dimiliki; saat ini karir dikejar dan mencari perempuan itu.

gw belom pernah punya keduanya. tapi gw punya keyakinan, petualangan akan berakhir di sebuah rumah yang menyenangkan. maka mulai saat ini gw membangun rumah itu, karena gw adalah petualang, manusia yang gelisah.

28 September 2005

Today

Today
(Words and Music by Minstrels' leader Randy Sparks)

Today while the blossoms still cling to the vine
I'll taste your strawberries, I'll drink your sweet wine
A million tomorrows shall all pass away
Ere I forget all the joy that is mine today.

Now I'll be a dandy, and I'll be a rover.
You'll know who I am by the song that I sing.
I'll feast at your table, I'll sleep in your clover.
Who cares what tomorrow shall bring.

I can't be contented with yesterday's glory.
I can't live on promises, winter to spring.
Today is my moment, and now is my story.
I'll laugh and I'll cry and I'll sing.

Today while the blossoms still cling to the vine
I'll taste your strawberries, I'll drink your sweet wine
A million tomorrows shall all pass away
Ere I forget all the joy that is mine today.

taken from :
http://www.asiaa.sinica.edu.tw/~syliu/html/today.ly.html

18 September 2005

dji sam soe

hidup seperti sebatang rokok.
semburan api pertama pertanda dimulainya babak baru.
bas bus bas bus... sedot terus, hirup dalam-dalam, nikmatnya....
tak lama berselang, bara hampir menyentuh ruas jari.
ah, sudah berakhir kah masa nya....

saat ku sadar jalanku baru dilangkahi, kukira akan panjang jalan ini,
kuberjalan dan berberjalan, nikmati tiap tapak yang kubuat,
tiap langkah yang kupijak dengan mantap atau ragu,
tau-tau, berakhir lah perjalananku.

apa lah yang kudapat, jika aku tak menikmati prosesnya...
bila aku tak berintrospeksi, belajar dari pengalaman orang lain,
apa perolehanku hari ini.

maka hidupku akan kunikmati.
sebuah pencarian. sebuah perjalanan seorang diri.
mencari hakikat hidup dan hakikat mati.
memberikan pengabdian dan kesetiaan pada cita-cita.

career image

berkarir di kantor mungkin menyenangkan. punya gengsi sendiri, pakai kemeja lengan panjang&dasi, sepatu kulit mengkilat, wajah berseri, menjadi pekerja di tengah dinamisnya dunia materialistis.

berkarir di dunia lsm juga punya kesenangan sendiri. manage sendiri program, skill, jaringan, pake celana jeans, casual or sporty look, berhubungan langsung dengan komunitas target, bodi rambo dengan hati rinto, kebanggaan sebagai change-maker dalam masyarakat.



cuma sekedar nulis sekadarnya.

percakapan inspiratif tanggal 17 september 2005

bertamu ke rumah bu lik dan pak lik - nya Hani. maksud hati ingin mengantar titipan pakaian, apa daya jika seluruh hidup dibaca mereka ?

encouragement mereka :
jangan khawatir punya ipk rendah, kalau memang rezeki mu pasti kamu diterima di perusahaan.

saran mereka :
dalam berdoa, sering-seringlah minta ampun, ucap terima kasih, & memohon, karena Tuhan maha pengasih dan pemurah.

jangan sombong, suatu saat kesombongan itu membuat kamu jatuh. itu hukum karma, sebab akibat. selalu membumi, lihatlah ke bawah, jangan terus menerus mengejar yang ke atas.

kasih sayang itu melebihi apapun. jangan takut membagikan kasih sayang kepada siapa saja, sebab semakin banyak kamu berikan, semakin banyak Allah memberimu.


pesan mereka :
suatu saat dalam hidupmu, entah kapan, ada masa 5 - 7 tahun kamu diberi cobaan oleh Allah. itu udah takdir. setelah kamu beriklas, berpasrah, barulah Tuhan memberimu jalan.
aku memberikan makna.
ada kejadian-kejadian, percakapan-percakapan, tatapan mata, senyum yang kutemui setiap hari.
semuanya tidak akan punya makna, semuanya tidak akan ku ingat.
aku memilih.
sentimentil kah?
inspiratif kah?
jujur kah?
penting kah?
ingin kah?

aku memilih senyum siapa untuk kuberi arti.
aku memilih kalimat apa yang kuingat.

hidup akan berlalu.
hanya kuingin sepotong ingatan indah yang membawa asa terbang.

30 August 2005

restart

so, this is the end of the end. my college years has ended. i'm now a bachelor of psychology. this phase is end. what did i feel ? free is one feeling. bound is the other.

new objective discovered. gotta find a job. earn some money for myself. save something for the future : to travel. i often think that this life will be like a circle : we were born, grew up, go to school, get a job, die as a dad. a boredome circle. i've tried to break up the circle, but that's life, that's the circle, and i've gotta play the game. lol...

restarting my life. i've reached my comfort zone during my university years. now, it's time to leave. i've gotta create my new comfort zone, being independence, get new situation, new challenges, new acquintances. feels like i'm going back to a beginning. well, this is a beginning. a new beginning. life goes on.

erlin was right when she said 'growing pains'. so it is painful. i lost my moments when i dont have to responsible for earning something, for saving something. when i dont have responsibility to work. that's the part of growing. i'm scared, yes, i am. the feeling itself is part of the growing proccess. just walk in, and walk on. life continues, even when i dont have anyone to share with. this is my life. i'm walking on it, i'll go on.

19 August 2005

sepotong komentar...

sepotong komentar gw di blog sinta, tentang optima-nya :

...
you and i, we both have a dream. we call it our ideal state, a destination, the end of the road. so life has to have a destination, and we will aim our life to the destination. to syncronize our needs, our behaviour, our minor dreams, those are what we do. whether our ideal is relevant to the future situation, we will leave it unknown.

sweet dream, fellow.

18 August 2005

sepisaupa sepisaupi*
sebilah pisau membunuh sepi
sepercik asa pada setumpuk jerami
membakar lara di kering hati

bahwa hidup selalu menari
berdaya, menggelora dan berserah diri
biarlah hari berlalu,
esok selalu ada mentari
menunggu untuk kuberi arti

kamarku, 16 agustus 2005, 04.26 am

*meminjam istilah Sutardji Calzoum

15 August 2005

the first time is always difficult

last week discussion with Potan and Oddie @ Cibubur.

started with 'being honest to yourself'. Po said that he had had an interesting experience. he had not been honest to himself in order to respect somebody's feeling; but unexpectedly, his chat mate had accused him for not being honest, hiding his true feeling. as Po expressed to us, 'being not honest to oneself is horrible enough, but when you'd been not-honest to hide your feeling about something and get accused, that's more horrible'.

well, it's always difficult anyway to face the reality that doesnt fit in our expectation, especially when we have too much expectation and has done much to make the expectation real. aside from unexpected reality, doing for the first time is indeed difficult. expressing a feeling for the right girl, holding hands, first kiss, first job-interview, first day @ work, first love (difficult to forget :)).

Oddie and I agreed that the first time is always difficult, whatever it is. but when we've passed the first time, everything will be allright. as if we've had the template, next is easier.

14 August 2005

http://www.cds.caltech.edu/~shane/text/

gile ni orang, Shane Ross, Ph.D, peneliti luar angkasa, suka berpetualang, suka menulis. link di atas itu ada tulisan2 dia, tulisan orang, lirik U2. menarik. dia juga mengutip soal quarter-life crisis di salah satunya.

begitulah sosok ideal yg gw harapkan jadinya. aktif di penelitian, suka petualangan, bisa menulis dengan baik, humanis, single (???), manusia yang bebas dan penuh cinta.

12 August 2005

another half more....

another difficult half. i've given my shots, they're not the best. i dont know what's happening to me. i lost my hope, i lost my insanity, i lost my faith.

last night i thought, maybe i would never be proud of my bachelor degree. i didnt give my best. so it's not something to be proud of. i could be proud of what i have gain during my college years, but not my bachelor. the degree is something everyone has to reach, cos that's what college years is all bout, isnt it? :) hahaha... not me, i have gained more than just a degree. but that degree is something i have to own. just to prove to some company's users, or recruitment officers, that i'm qualified to apply.

sinta had bet i would made it, doing done my writing. she believed i had done the first half. she's right. up to my 2nd of august. the other half is doing my revision.

i have my own mistake here. too many time wasted for fun. i was and still am trying to run away from something. i dont know what i'm running away from.

need a break. need a time for solitary.

09 August 2005

membentuk pemahaman

butuh waktu, usaha dan pengetahuan untuk menjadi seorang yang cerdas. kalo cuma sekedar pandai, itu bawaan genetik; alamiah; memang perlu diasah, tapi lebih mudah. tp kl untuk jadi cerdas, itu sulit. pengetahuan yang dimiliki harus dikombinasikan, butuh usaha untuk melakukannya, dan ga secepat membalik tangan juga.

yah, pokoknya udah beberapa lama ini gw makin ga jelas. maksudnya, gw kehilangan kemampuan untuk memahami. trus dengan nonton film Gie kemaren malem, gw bertanya2 lagi. ntu orang, hok gie maksud gw, cerdas kali ya. tulisannya di surat kabar mempengaruhi banyak orang. tu tulisan pastinya bukan spt yg gw tulis saat ini; tp buah2 pikiran yang bersumber dari ide, konsep, pengetahuan dari buku2 yg dia baca, persepsinya.
ada 2 adegan yang ga gw pahamin di situ : 2 ekor ikan mas dalam bak mandi ama pintu rumah yang dibuka. dengan ruang, waktu dan konteks yang dibangun di film itu, gw masih ga ngerti apa maksud adegan2 itu selalu diulang.

pulangnya, kami makan di depan rs cipto. sama seperti itu lagi. tp ini dalam hidup gw. ruangnya adalah kampus, kos temen2, angkot, apapun lah selama itu bersama anak2 pomda. waktunya adalah setahun terakhir. konteksnya, interpersonal relationships.

setahun terakhir ini, gw berusaha memahami setiap orang dlm komunitas pomda secara personal. butuh waktu lama krn topeng yang ditampilkan di kampus berbeda dengan di kos; jam malem juga lebih berarti untuk mengenali siapa mereka daripada siang2. hal yang mengejutkan ada di 3 bulan terakhir: siapa yang krisis pd, krisis identitas, mencapai achievement, udang di balik batu, serigala berbulu domba, identitas karir, siapa ga suka siapa, siapa suka siapa, dll. ada kenyataan2 yang baru gw ketahui, ada yang menguatkan belief gw.

lalu, dengan semua yang gw tau tentang mereka, adakah arti tertentu buat gw? rasanya iya. gw mengenal mereka lebih jauh, menentukan sikap terhadap mereka, membuat sebuah keputusan tentang rasa. :) ya itu lah yang akhirnya gw lalukan.

yang masih blm gw pahami adalah kerangka apa yang gw pake untuk memvonis mereka. vonis ini adalah belief yang gw pegang tentang mereka; tidak dimaksudkan untuk menuduh mereka, menghancurkan harga diri mereka. Tp vonis ini jadi dasar sikap dan perilaku gw terhadap mereka. gw merubah sikap ke bambang setelah tau yang dia alami; ada kesamaan antara gw dan dia, kami sama2 eksplorasi hubungan antar-pribadi dan punya kecenderungan jadi player.

kerangka. itu yang gw blom punya. kerangka butuh untuk memahami. semakin cerdas, semakin rumit kerangkanya.