20 January 2017

Aih.... lama sudah tak bersua.
Kau katakan rindu sudah tak tertahankan.
Maaf, aku hanya bisa tersipu,
entah rindu atau ilfil.
Masi kuingat dua tahun lalu,
pertemuan kita di bawah shower
dan pencukur yang kau campakkan.
Kamu masih tak berubah,
dadamu tetap membusung,
bersaing dengan hidung mancung.
Juga bulu ketekmu yang pernah membuatku resah.

Mks, 19 jan 2017

nomornya 36b

Jangan! Biarkan terkancing.
Yang misteri itu lebih menggairahkan.
Sudah kuhapal bentuknya,
bahkan berapa tahi lalatnya.
Memang tidak terlalu padat,
toh kamu juga malas berolahraga.
Selalu kubilang bagus,
walau kaubilang pucuknya tenggelam.
Kurasa karna itu,
kau ingin selalu dikulum
supaya mancung terlihat.

Mks, 19 jan 2017

16 January 2017

Kecepirit

Entah apa yang perlu diucap,
syukurlah atau mohon maaf.
Ketika semua sudah terlanjur.
menawarkan kebekuan ruang cerna.
Menyudahi peluh dingin semalaman.
ini sudah berakhir.
Dan jelas sudah nasibmu di hari ini: 
merendam menyabun menyikat ampas tersaring dalam celana.
Bipbip... wa-mu kembali datang: 
gws.

Mks, 16 jan 2017

29 December 2016

Rindumu palsu,
ujarmu basa basi,
cintamu omong kosong.
Katamu kau cinta,
tapi cintamu berselingkuh dengan rindu.
Kutau itu karna kau bosan bermasturbasi.

Ujarmu menenangkan,
setidaknya pernah kupercaya.
Ternyata cuma placebo penurun panas,
tidaklah mungkin musnahkan pelet asmara yang kau tanam.

Mks, 29 des2016

HBD

Salah satu kebahagiaan yang sering dilupakan adalah dapat memilih, bukan memiliki segalanya.
Memilih makan jengkol di saat mampu membeli steak tentu lebih menyenangkan daripada hanya boleh makan bubur atau hanya tersedia sup sumsum.

Semoga setahun ke depan, pilihan-pilihan itu masih tersedia.
Semoga setahun ke depan, masih mampu memahami konsekuensi pilihan dan mampu bertanggungjawab.
Semoga masih mampu menghayati kesederhanaan di masa-masa mendatang.

Mks, 23 desember 2016

19 December 2016

berak

Lantainya masih dingin,
saat para maestro mulai bernyanyi.
Volume merangkak naik,
dentum bass menghangatkan aroma lembab. 
Aroma kopi pekat menambah warna pagi.

Disini kunikmati singgasana pagi.
Seorang penguasa wilayah 4x4 meter. 
Hiburan dan hidangan sudah tertata. 
Akan kunikmati seusai membasuh dan pakai celana.

Mks, 18 des 2016

09 December 2016

Kupikir kamu pencinta kopi,
ketika pahitnya hidup kau reguk 
seiring musibah tak berujung.
Jawabmu, jus pinang lebih bermakna,
karena langunya mengingatkan formalin 
dan getirnya adalah menggadaikan diri 
untuk menebus jasad kakanda.
Ada lagi, ujarmu sambil mengulumku, 
obat kuat supaya aku tidak cepat berderai.

Aku terpingkal mendengarmu.
Sekarang aku yakin, kamu mempermainkanku.
Kamu bukan penikmat kopi atau pinang,
Kamu penikmat duka.

Mks, 5 des 2016

02 December 2016

Rindu ?
Dia belum pulang sejak kemarin dulu.
Mungkin sengaja lupa harap yang berbumbu.
atau dia disegerakan ke penghulu.

Entahlah...
Kehadirannya tidak penting lagi.
Hanya mengulang-ulang semua tragedi.
Seharusnya dia diaborsi.

RMB Makassar, 23 nov 2016

logika memaafkan versi penguasa

Apakah kebenaran?
Kebenaran adalah fakta yang dipaparkan penguasa.
Apakah kebenaran itu menjustifikasi tindakan dan keputusan?
Iya.
Apakah tindakan dan keputusan itu disebut benar?
Pasti.
Kalau di kemudian hari, keputusan dan tindakan itu dianggap tidak benar?
Itu kan mesti dilihat dalam konteks waktu. Saat itu dibuat, dengan segala pertimbangan, itulah yang paling benar. Pemikiran selalu berkembang dan pemikiran saat ini, biasanya dianggap tidak benar nanti di masa depan. Jangan lupa, memaafkan dan melupakan itu harus. Kalau yang sekarang dianggap tidak benar nanti. Jadi harus dimaafkan.

Mks, 26 nov 2016
Bagiku, Makassar adalah samudra. Entah dari mana saya berasal, pun daripadanya saya akan berlabuh.
Menikmati Makassar adalah menghirup dari atmosfernya, berdendang dengan ritmenya, berkawan dengan gurauannya. dan tentu, melahap olahannya.
Bila tiba saatnya, angin samudera ini akan mendorong layarku, entah samudera lain atau penjara. Yang pasti, sebuah petualangan.

Mks, 28 nov 2016

17 November 2016

Maafkan aku, nona,
yang datang dan pergi 
tanpa mengucap janji. 

Tapi kupastikan
kamu selalu ada 
untuk menampung duka dan tawaku.

Tentu ada waktu yang terkecap manis saat kita bersama.
Semoga kamu nikmati hari kita 
saat aku tak bersamanya.

RMB Makassar, 12 mei 2016
Lalu akan tiba masa 
dimana para lajang mengubah status mereka. 

Di situlah kadang, saya merasa, 
engkau dan dia adalah yang beruntung, 
pernah mencicipi seporsi hidupku.

Ruang Menulis Bee - Makassar, 12 mei 2016
Selamat pagi, mantan yang masih lajang.
Kamu kok semakin lama semakin matang.
Adakah waktu untuk kita bersua?
Mungkin bisa kupertemukan dengan sepupu, 
siapa tahu kalian berjodoh.

Dan nanti, kita bertemu di arisan keluarga.

Ruang Menulis Bee - Makassar, 12 mei 2016