tulisan2 ini adalah catatan tentang kejadian, perasaan, dinamika gw; sangat subjektif. mengutip, menyalin, mengubah, dan/atau mempublikasikan sebagian atau seluruh tulisan ini diperkenankan dengan mencantumkan "@matacapung" dan tahun terbit.
15 February 2006
18 December 2005
idealisme yang luntur
haruskah idealisme seseorang luntur ketika ia berhadapan dengan situasi kerja yang tidak mendukung idealismenya?
haruskah mimpi dilupakan ketika uang harus didapatkan?
gw bosen denger omongan orang yang bilang 'ni orang baru lulus kuliah. masih idealis.' jelas aja masih, gw pun masih idealis. gw tumbuh dan dipupuk di lingkungan yang mempertahankan idealisme. ketika gw ga punya kerjaan, gw pun jadi bimbang, haruskah idealisme gw dipertahankan? gw belom ketemu jawabannya... mimpi gw ga susah, cuma belom ketemu pintu masuknya. dunia perkantoran (gw ga bisa bilang dunia kerja) bisa mengikis mimpi2 yang selama ini dimiliki sso. the rules are not ours, the job seekers; they are theirs, the companies. gw terusik dengan aturan2 yang dibuat perusahaan. perusahaan pun ga bisa disalahkan. mereka menginginkan orang2 terbaik. maka, pengukuran kuantitas pun diutamakan. liat aja di koran, ipk minimal 2,75, pengalaman minimal 1/3 tahun, punya prestasi. seleksi administrasi jadi screening awal untuk para kandidat. ga punya ipk minimal 2,75, dont expect to get a job lah...
sepertinya dunia kantor ga menyediakan tempat buat orang2 seperti gw, yang ipk ga nyampe 2,75, punya cita2 yang indah, muka pas2an.... kalo orang menilai berdasarkan kompetensi, apakah ipk harus jadi alat screening awal? bisa jadi sih. apakah wajah cantik/ganteng jadi tolak ukur? hahaha... yang ini sampah!!!! kalo jadi pelacur doang sih, emang wajah dan bentuk tubuh yang jadi tolak ukur.
entahlah.. gw ga puas. ga puas dengan sikon gw. gw mau liat lebih banyak lagi, tau lebih banyak, belajar lebih banyak dan bertanya pertanyaan bodoh lebih banyak lagi.
haruskah mimpi dilupakan ketika uang harus didapatkan?
gw bosen denger omongan orang yang bilang 'ni orang baru lulus kuliah. masih idealis.' jelas aja masih, gw pun masih idealis. gw tumbuh dan dipupuk di lingkungan yang mempertahankan idealisme. ketika gw ga punya kerjaan, gw pun jadi bimbang, haruskah idealisme gw dipertahankan? gw belom ketemu jawabannya... mimpi gw ga susah, cuma belom ketemu pintu masuknya. dunia perkantoran (gw ga bisa bilang dunia kerja) bisa mengikis mimpi2 yang selama ini dimiliki sso. the rules are not ours, the job seekers; they are theirs, the companies. gw terusik dengan aturan2 yang dibuat perusahaan. perusahaan pun ga bisa disalahkan. mereka menginginkan orang2 terbaik. maka, pengukuran kuantitas pun diutamakan. liat aja di koran, ipk minimal 2,75, pengalaman minimal 1/3 tahun, punya prestasi. seleksi administrasi jadi screening awal untuk para kandidat. ga punya ipk minimal 2,75, dont expect to get a job lah...
sepertinya dunia kantor ga menyediakan tempat buat orang2 seperti gw, yang ipk ga nyampe 2,75, punya cita2 yang indah, muka pas2an.... kalo orang menilai berdasarkan kompetensi, apakah ipk harus jadi alat screening awal? bisa jadi sih. apakah wajah cantik/ganteng jadi tolak ukur? hahaha... yang ini sampah!!!! kalo jadi pelacur doang sih, emang wajah dan bentuk tubuh yang jadi tolak ukur.
entahlah.. gw ga puas. ga puas dengan sikon gw. gw mau liat lebih banyak lagi, tau lebih banyak, belajar lebih banyak dan bertanya pertanyaan bodoh lebih banyak lagi.
23 November 2005
when i leave
this world will stay
there will always be a place for me, i hope
you will remain in my heart
so, please be here
when i return
i know i'm scared
stepping into another world
but i have to
i have no choice
it has been too comfort, too much for me
and i know too much isn't always good
i have the feeling that i will be left behind
so i must make a step
there's no need to hold my hands
no need to walk beside me
i want to walk it alone
your place is in my heart
and your hand will always be awaiting for me
give me that promise
and i will hold the faith
when i move along the cliffs and steep roads
you are with me, you are with my heart
kamarku, 13 november 2005 3.30am
this world will stay
there will always be a place for me, i hope
you will remain in my heart
so, please be here
when i return
i know i'm scared
stepping into another world
but i have to
i have no choice
it has been too comfort, too much for me
and i know too much isn't always good
i have the feeling that i will be left behind
so i must make a step
there's no need to hold my hands
no need to walk beside me
i want to walk it alone
your place is in my heart
and your hand will always be awaiting for me
give me that promise
and i will hold the faith
when i move along the cliffs and steep roads
you are with me, you are with my heart
kamarku, 13 november 2005 3.30am
pada suatu tempat,
di suatu waktu,
pasangan jiwa merindukan untuk dibelai
memanggil untuk menjamahnya
ia takut kehilanganku
nyanyiannya dititipkan pada angin
yang kemudian berbisik
pada hangat yang tiba-tiba mengikat
karena budi baiknya mengasuhku
saat aku tak menemukan tangga menuju kedewasaan
aku takut tidak mampu kembali
membuktikan birahi ini
rinduku masih terbendung
tangisku masih tersembunyi
pada sela-sela semak belukar
terjatuh saat daun bernafas
kamarku, 13 november 2005, 3.48am
di suatu waktu,
pasangan jiwa merindukan untuk dibelai
memanggil untuk menjamahnya
ia takut kehilanganku
nyanyiannya dititipkan pada angin
yang kemudian berbisik
pada hangat yang tiba-tiba mengikat
karena budi baiknya mengasuhku
saat aku tak menemukan tangga menuju kedewasaan
aku takut tidak mampu kembali
membuktikan birahi ini
rinduku masih terbendung
tangisku masih tersembunyi
pada sela-sela semak belukar
terjatuh saat daun bernafas
kamarku, 13 november 2005, 3.48am
07 November 2005
blogger code
isi angket, trus keluar hasil. ni hasilnya
B5 d- d-- k+ s+ u-- f- i o++ x e- l- c
http://www.leatheregg.com/bloggercode/
decoder :
http://travis.kroh.net/archives/blogger_decoder.html
B5 d- d-- k+ s+ u-- f- i o++ x e- l- c
http://www.leatheregg.com/bloggercode/
decoder :
http://travis.kroh.net/archives/blogger_decoder.html
03 November 2005
two less lonely people in the world
apa yang terjadi apabila dua orang kesepian bertemu ?
cerita cinta yang luar biasa, emosi yang meletup2, kesepian yang tau2 jadi asap?
"when you smile, i reach out to you.
i could tell you were lonely too.
...
and now there're two less lonely people in the world
tonight."
(Air Supply, dari lagu dengan judul yang = artikel ini"
beberapa tahun ini gw mencari kesibukan untuk mengusir kesepian. pas banget dengan shio gw, shio monyet, yang katanya orang dng shio ini punya energi yang luar biasa dan tersalurkan dengan segala aktivitasnya yang aktif (pengulangan yang menegaskan...)
dan gw menyadari jg, kesepian gw bukan karena gw ga punya temen. kesepian gw adalah teman gw. gw orang yang soliter, penyendiri. berada di antara teman2 gw pun, gw mencuri2, kalo enggak mencari2, kesempatan untuk sendirian. sesuai takdirnya sebagai seorang bershio monyet, orang2 ini ditakdirkan untuk menjadi pusat perhatian. susah sekali untuk sendirian di tengah tatapan dan perhatian orang2 yang menatap (kagum kah ???) ke gw. hahaha....
maka itu, sering gw mencari alasan yang kadang suka ga masuk akal buat orang. jalan pulang sendiri, maksud gw serius jalan, bukan pulang sendiri. tapi jalan kaki. gimana pun jg gw seorang penyendiri, mungkin terbentuk dari tahun2 sd-sma dimana gw ga punya temen dan terpaksa menemani bayangan gw sendiri.
sadar jg sih, kalo gw ini juga ga bisa selamanya jadi penyendiri. toh gw juga punya kebutuhan berafiliasi.
cerita cinta yang luar biasa, emosi yang meletup2, kesepian yang tau2 jadi asap?
"when you smile, i reach out to you.
i could tell you were lonely too.
...
and now there're two less lonely people in the world
tonight."
(Air Supply, dari lagu dengan judul yang = artikel ini"
beberapa tahun ini gw mencari kesibukan untuk mengusir kesepian. pas banget dengan shio gw, shio monyet, yang katanya orang dng shio ini punya energi yang luar biasa dan tersalurkan dengan segala aktivitasnya yang aktif (pengulangan yang menegaskan...)
dan gw menyadari jg, kesepian gw bukan karena gw ga punya temen. kesepian gw adalah teman gw. gw orang yang soliter, penyendiri. berada di antara teman2 gw pun, gw mencuri2, kalo enggak mencari2, kesempatan untuk sendirian. sesuai takdirnya sebagai seorang bershio monyet, orang2 ini ditakdirkan untuk menjadi pusat perhatian. susah sekali untuk sendirian di tengah tatapan dan perhatian orang2 yang menatap (kagum kah ???) ke gw. hahaha....
maka itu, sering gw mencari alasan yang kadang suka ga masuk akal buat orang. jalan pulang sendiri, maksud gw serius jalan, bukan pulang sendiri. tapi jalan kaki. gimana pun jg gw seorang penyendiri, mungkin terbentuk dari tahun2 sd-sma dimana gw ga punya temen dan terpaksa menemani bayangan gw sendiri.
sadar jg sih, kalo gw ini juga ga bisa selamanya jadi penyendiri. toh gw juga punya kebutuhan berafiliasi.
ditampar tuhan
ditampar itu bisa jadi peristiwa yang tidak diduga. apalagi kalo ditampar dengan kemurahan hati.
udah beberapa kali ini terjadi ma gw. memaksa gw untuk bersyukur, mengingat kembali kuasaNya, kemurahanNya.
senin kemaren, untuk pertama kalinya dalam hidup gw, gw langsung diterima kerja. interview sekitar satu jam, disuruh nunggu, dipanggil lagi ma country manager, dan dia buka tawaran.
gw bingung. interview sebelumnya, selalu gw diminta menunggu telepon atau kabar. tp kemaren gw langsung ditawari kerja. gaji yang cukup, fasilitas kesehatan lagi.
gw dah jujur ama CPnya, jobdesc ini bukan seperti yang gw harapkan.
setelah di jalan, menunggu bis, gw merasa sakit hati. mestinya seneng ya.... tp gw sakit hati, ama diri gw sendiri. dan gw juga ga menduga tawaran ini. baru ketemu sekali itu dan langsung diterima. gw merasa ditampar tuhan. entah apa yang gw pikirin, yang pasti gw merasa ditampar tuhan!!!
segitu murah sekali hatiNya. gw dah siap dengan penolakan, penundaan. tp Dia membukakan pintu untuk gw.
gw mohon ampun di jalan. nyaris ngucur tuh air mata. dan gw lemes. ( ini masih menunggu bis di depan kantor). gw bakar rokok dan pening. bisnya ternyata aga lama. bener2 kehilangan energi, seolah2 tersedot. minta ampun berkali2 ke Dia, mempertanyakan apa salah gw. dan akhirnya, setelah naik bis, tertidur. bangun2 udah ada di depan ramanda depok.
syukurlah, gw masih bisa merasa malu, merasa takut. syukurlah gw masih punya perasaan. gw merasa bersalah. udah lama ga beribadah. gw percaya tuhan ada di sini bersama gw. gw masih mengucap terima kasih, tapi ga beribadah. gw berdoa tapi enggak di tempat ibadah.
terima kasih tuhan.
udah beberapa kali ini terjadi ma gw. memaksa gw untuk bersyukur, mengingat kembali kuasaNya, kemurahanNya.
senin kemaren, untuk pertama kalinya dalam hidup gw, gw langsung diterima kerja. interview sekitar satu jam, disuruh nunggu, dipanggil lagi ma country manager, dan dia buka tawaran.
gw bingung. interview sebelumnya, selalu gw diminta menunggu telepon atau kabar. tp kemaren gw langsung ditawari kerja. gaji yang cukup, fasilitas kesehatan lagi.
gw dah jujur ama CPnya, jobdesc ini bukan seperti yang gw harapkan.
setelah di jalan, menunggu bis, gw merasa sakit hati. mestinya seneng ya.... tp gw sakit hati, ama diri gw sendiri. dan gw juga ga menduga tawaran ini. baru ketemu sekali itu dan langsung diterima. gw merasa ditampar tuhan. entah apa yang gw pikirin, yang pasti gw merasa ditampar tuhan!!!
segitu murah sekali hatiNya. gw dah siap dengan penolakan, penundaan. tp Dia membukakan pintu untuk gw.
gw mohon ampun di jalan. nyaris ngucur tuh air mata. dan gw lemes. ( ini masih menunggu bis di depan kantor). gw bakar rokok dan pening. bisnya ternyata aga lama. bener2 kehilangan energi, seolah2 tersedot. minta ampun berkali2 ke Dia, mempertanyakan apa salah gw. dan akhirnya, setelah naik bis, tertidur. bangun2 udah ada di depan ramanda depok.
syukurlah, gw masih bisa merasa malu, merasa takut. syukurlah gw masih punya perasaan. gw merasa bersalah. udah lama ga beribadah. gw percaya tuhan ada di sini bersama gw. gw masih mengucap terima kasih, tapi ga beribadah. gw berdoa tapi enggak di tempat ibadah.
terima kasih tuhan.
14 October 2005
refleksi Sinta
13 oktober 2005, 22.10.33
Siska udah melahirkan kmrn mlm. Td gw,ari,devita udh besuk d Rs PntaiIndhKapuk.
for some people, life phase steps fast forwardly. for others, it crawls so slowly.
that thought is originally, trade marked by Sinta Mira, Psi. only. what a thought.
yes, life phase for some ppl move fast, while others slow. i havent known what makes her said that. but it's really nice and it's right. my sis had graduated from uni a year before i did. she has moved forward before i did. i feel hurt, then the thought that i'm uncapable was rising. was it a matter of capabilities? or was it a matter of speed? mmmm..... or maybe it's a matter of chance and those who see the chance first and take the chance before it leaves ?
i graduated at my 6th year in uni. my friends, closed ones, had graduated 2/3 semesters ahead. they gained the chances to step in the work, create a career or go to postgraduate program. whatever the choice they take, or I take, there's the effect for the future. i had decided that i'd be the last one to graduate among my class. i have made up my way. this is my way. this is not yours, theirs, or even god. this is mine. so, i'll walk my path myself.
yes, there's often a time that you can't make up your way. because it depends on others' choice.and by the time we have to wait, then wait up. it takes a big patience to wait, it takes a big energy to control the big passion. just wait. maybe god wants us to wait, to learn something. he has the plan for our life, it is his decision wheter we are ready for our next step or should we learn something before the next journey begins.
Siska udah melahirkan kmrn mlm. Td gw,ari,devita udh besuk d Rs PntaiIndhKapuk.
for some people, life phase steps fast forwardly. for others, it crawls so slowly.
that thought is originally, trade marked by Sinta Mira, Psi. only. what a thought.
yes, life phase for some ppl move fast, while others slow. i havent known what makes her said that. but it's really nice and it's right. my sis had graduated from uni a year before i did. she has moved forward before i did. i feel hurt, then the thought that i'm uncapable was rising. was it a matter of capabilities? or was it a matter of speed? mmmm..... or maybe it's a matter of chance and those who see the chance first and take the chance before it leaves ?
i graduated at my 6th year in uni. my friends, closed ones, had graduated 2/3 semesters ahead. they gained the chances to step in the work, create a career or go to postgraduate program. whatever the choice they take, or I take, there's the effect for the future. i had decided that i'd be the last one to graduate among my class. i have made up my way. this is my way. this is not yours, theirs, or even god. this is mine. so, i'll walk my path myself.
yes, there's often a time that you can't make up your way. because it depends on others' choice.and by the time we have to wait, then wait up. it takes a big patience to wait, it takes a big energy to control the big passion. just wait. maybe god wants us to wait, to learn something. he has the plan for our life, it is his decision wheter we are ready for our next step or should we learn something before the next journey begins.
pemikiran ttg renungan Dandin.
renungan bagus. gw ga punya preferensi, apakah gw jatuh cinta pada wanita berjilbab atau tidak. dan gw juga ga bisa memilih, apakah gw lebih suka perempuan memakai jilbab atau tidak. buat gw, wanita itu makhluk yang indah. kalo kata temen2 gw, "manusia itu indah, tapi wanita itu lebih indah.:)"
yang menarik adalah, soal godaan itu, Din. (btw, selamat ya. telat banget gw...) selayaknya manusia, haruslah mendapat godaan, tergoda, bisa digoda, mau menggoda, dst dst. tp gw melihat godaan adalah tantangan. tantangannya bukan untuk merasakan godaan, tp untuk menjaga diri. liat rambut bagus, pengen dibelai, liat mata bagus, pengen dipandang. liat bibir bagus, pengen dikecup. godaan buat gw jadi tolak ukur kekuatan iman dan kekuatan mental seseorang.
kalo gw jatuh dalam godaan, ya teman2 gw bisa menilai, iman dan mental gw cuma segitu doang. tp kalo terlalu kuat pun, gw lebih mirip robot. masak ama perempuan cantik ga tergoda sih....
balik lagi ke soal menjaga diri. kekuatan seseorang ga diliat dari banyaknya karung beras yang bisa diangkat, banyaknya orang2 yang dikuasai, banyaknya digit di buku rekening tabungannya. kekuatan seseorang diliat, menurut gw, salah satunya dari kemampuan menanggulangi godaan, tantangan, cobaan. kalo kata orang dan gw percaya ini, tuhan ga pernah memberi cobaan melebihi kemampuan umatnya. ya godaan diberi supaya umatnya naik tingkat, maksud gw, kayak anak sekolahan yang ikut uas, lulus, berarti dia naik kelas. tingkat kesulitan kelas 1 dan kelas 2 kan beda, pastinya lebih tinggi dan bervariasi.
akhirnya, soal berjilbab atau enggak, itu bukan fokus yg mo gw tulis. dan juga gw ga mau menilai. tp renungan Dandin itu, menggelitik. gw liat dari kacamata "godaan dan ketahan". mohon maaf kalo ini mengganggu.
yang menarik adalah, soal godaan itu, Din. (btw, selamat ya. telat banget gw...) selayaknya manusia, haruslah mendapat godaan, tergoda, bisa digoda, mau menggoda, dst dst. tp gw melihat godaan adalah tantangan. tantangannya bukan untuk merasakan godaan, tp untuk menjaga diri. liat rambut bagus, pengen dibelai, liat mata bagus, pengen dipandang. liat bibir bagus, pengen dikecup. godaan buat gw jadi tolak ukur kekuatan iman dan kekuatan mental seseorang.
kalo gw jatuh dalam godaan, ya teman2 gw bisa menilai, iman dan mental gw cuma segitu doang. tp kalo terlalu kuat pun, gw lebih mirip robot. masak ama perempuan cantik ga tergoda sih....
balik lagi ke soal menjaga diri. kekuatan seseorang ga diliat dari banyaknya karung beras yang bisa diangkat, banyaknya orang2 yang dikuasai, banyaknya digit di buku rekening tabungannya. kekuatan seseorang diliat, menurut gw, salah satunya dari kemampuan menanggulangi godaan, tantangan, cobaan. kalo kata orang dan gw percaya ini, tuhan ga pernah memberi cobaan melebihi kemampuan umatnya. ya godaan diberi supaya umatnya naik tingkat, maksud gw, kayak anak sekolahan yang ikut uas, lulus, berarti dia naik kelas. tingkat kesulitan kelas 1 dan kelas 2 kan beda, pastinya lebih tinggi dan bervariasi.
akhirnya, soal berjilbab atau enggak, itu bukan fokus yg mo gw tulis. dan juga gw ga mau menilai. tp renungan Dandin itu, menggelitik. gw liat dari kacamata "godaan dan ketahan". mohon maaf kalo ini mengganggu.
renungan ramadhan - fwd dari Dandin
renungan bagus dari Dandin. gw suka renungan ini. MC
Assalamualaikum wr wbBerikut saya forward email dari seseorang yang namanyatidak berhasil saya temukan. Bila ada yang mengetahuisiapa penulisnya boleh dicantumkan. Terus-terang,substansinya benar-benar mirip dengan apa yang saya"derita" selama hidup menjadi manusia. Mungkin rekanyang lain juga mempunyai perasaan yang sama.
***/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\***Wanita di Otak Lelaki
Tahukah anda kenapa saya suka wanita yang pakaijilbab? Jawabannya sederhana, karena mata saya susahdiajak kompromi. Bisa dibayangkan bagaimana saya harusmengontrol mata ini mulai dari keluar pintu rumahsampai kembali masuk rumah lagi.
Dan anda tahu? Di kampus, di mall, di jalanan kemanaarah mata memandang selalu saja membuat mata sayaterbelalak. Hanya dua arah yang bisa membuatku tenang,mendongak ke atas langit atau menunduk ke tanah.
Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas"Tank Top", menoleh ke kiri pemandangan "Pinggulterbuka", menghindar ke kanan ada sajian "Celana ketatplus You Can See", balik ke belakang dihadang oleh"Dada menantang!" Astaghfirullah... kemana lagi mataini harus memandang?
Kalau saya berbicara nafsu, oh jelas sekali saya suka.Kurang merangsang itu mah! Tapi saya tak ingin hidupini dibalut oleh nafsu. Saya butuh hidup denganpemandangan yang membuat tenang. Saya ingin melihatwanita bukan sebagai objek pemuas mata. Tapi merekaadalah sosok yang anggun mempesona, kalau dipandangbikin sejuk di mata. Bukan paras yang membikin matapanas, membuat iman lepas ditarik oleh pikiran"ngeres" dan hatipun menjadi keras.
Andai wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkanoleh laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi,saya yakin mereka tak mau tampil seperti itu lagi.Kecuali bagi mereka yang memang punya niat untukmenarik lelaki untuk memakai aset berharga yang mereka punya.
Istilah seksi kalau boleh saya definisikan berdasarkata dasarnya adalah PENUH DAYA TARIK SEKS. Kalau adawanita yang dibilang seksi oleh para lelaki, janganlahberbangga hati dulu. Sebagai seorang manusia yangpunya fitrah dihormati dan dihargai semestinya andamalu, karena penampilan seksi itu sudah membuat matalelaki menelanjangi anda, membayangkan anda adalahobjek syahwat dalam alam pikirannya. Berharap andamelakukan lebih seksi, lebih... dan lebih lagi.
Dan anda tahu apa kesimpulan yang ada dalam benak sanglelaki? Yaitu: anda bisa diajak untuk begini danbegitu alias gampangan!
Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak anda sudah membuat diri anda tidak dihargai dan dihormati olehpenampilan anda sendiri yang anda sajikan pada matalelaki. Sesuatu yang buruk bisa saja terjadi pada dirianda, apa itu dengan kata-kata yang nyeleneh,pelecehanseksual atau mungkin sampai pada perkosaan.
Perkosaan! Walaupun bukan anda yang diperkosa, tapiteman anda, atau orang yang tidak anda kenal, ataubahkan anak kecil yang belum tahu apa-apa, bisa sajajadi korban kebiadaban nafsu lelaki karena seringmelihat anda berpenampilan seksi.
Siapa yang semestinya disalahkan? Saya yakin anda menjawabnya si "lelaki" bukan? Oh betapa tersiksanya menjadi seorang lelaki dijaman sekarang ini. Kalau boleh saya ibaratkan, tak ada pembeli kalau tidak ada yang jual. Simpel saja, orang pasti akanbeli kalau ada yang nawarin. Apalagi barang bagus itugratis, pasti semua orang akan berebut untuk menerima.Nah, apa bedanya dengan, anda menawarkan penampilanseksi anda pada khalayak ramai? Saya yakin siapa yangmelihat ingin mencicipinya.
Begitulah seharian tadi saya harus menahan penyiksaan pada mata ini. Bukan pada hari ini saja, rata-ratasetiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes kemana? Apakah saya harus menikmatinya...? tapi sayasungguh takut dengan Zat yang memberi mata ini. Bagaimana nanti saya mempertanggungjawabkan nanti?Sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup saya.
Allah Taala telah berfirman: "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahanpandangannya dan memelihara kemaluannya, yang demikianitu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya AllahMaha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlahkepada wanita beriman Hendaklah mereka menahanpandangannya dan memelihara kemaluannya." (QS. An-Nuur: 30-31).
Jadi tak salah bukan kalau saya sering berdiam diruangan kecil ini, duduk di depan komputer menyerapsekian juta elektron yang terpancar dari monitor,hanya untuk menahan pandangan mata ini. Biarlah matasaya ini rusak oleh radiasi monitor, daripada saya takbisa mempertanggungjawabkan di hari akhir nanti.
Biarlah status kuper (kurang pergaulan) saya sandang,asal hati ini sejuk. Asal hidup saya tidak dikuasainafsu. Jadi maafkan saya kalau saya tak mau ke mall,jalan-jalan sore, ke kafe, dan tempat semacamnya yangselalu menyajikan keseksian.
Saya yakin, banyak laki-laki yang punya dilema sepertisaya ini. Mungkin ada yang menikmati, tetapi sebagianada yang takut dan bingung harus berbuat apa. Bagi anda para wanita apakah akan selalu, bahkansemakin menyiksa kami sampai kami tak mampu lagimemikirkan mana yang baik dan mana yang buruk,Kemudian terpaksa mengambil kesimpulan menikmatipemadangan yang anda tayangkan?
Jadi, berjilbablah ... karena itu sungguh nyaman,tentram, anggun, cantik, mempersona dan tentunya sejukdimata.
***/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Assalamualaikum wr wbBerikut saya forward email dari seseorang yang namanyatidak berhasil saya temukan. Bila ada yang mengetahuisiapa penulisnya boleh dicantumkan. Terus-terang,substansinya benar-benar mirip dengan apa yang saya"derita" selama hidup menjadi manusia. Mungkin rekanyang lain juga mempunyai perasaan yang sama.
***/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\***Wanita di Otak Lelaki
Tahukah anda kenapa saya suka wanita yang pakaijilbab? Jawabannya sederhana, karena mata saya susahdiajak kompromi. Bisa dibayangkan bagaimana saya harusmengontrol mata ini mulai dari keluar pintu rumahsampai kembali masuk rumah lagi.
Dan anda tahu? Di kampus, di mall, di jalanan kemanaarah mata memandang selalu saja membuat mata sayaterbelalak. Hanya dua arah yang bisa membuatku tenang,mendongak ke atas langit atau menunduk ke tanah.
Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas"Tank Top", menoleh ke kiri pemandangan "Pinggulterbuka", menghindar ke kanan ada sajian "Celana ketatplus You Can See", balik ke belakang dihadang oleh"Dada menantang!" Astaghfirullah... kemana lagi mataini harus memandang?
Kalau saya berbicara nafsu, oh jelas sekali saya suka.Kurang merangsang itu mah! Tapi saya tak ingin hidupini dibalut oleh nafsu. Saya butuh hidup denganpemandangan yang membuat tenang. Saya ingin melihatwanita bukan sebagai objek pemuas mata. Tapi merekaadalah sosok yang anggun mempesona, kalau dipandangbikin sejuk di mata. Bukan paras yang membikin matapanas, membuat iman lepas ditarik oleh pikiran"ngeres" dan hatipun menjadi keras.
Andai wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkanoleh laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi,saya yakin mereka tak mau tampil seperti itu lagi.Kecuali bagi mereka yang memang punya niat untukmenarik lelaki untuk memakai aset berharga yang mereka punya.
Istilah seksi kalau boleh saya definisikan berdasarkata dasarnya adalah PENUH DAYA TARIK SEKS. Kalau adawanita yang dibilang seksi oleh para lelaki, janganlahberbangga hati dulu. Sebagai seorang manusia yangpunya fitrah dihormati dan dihargai semestinya andamalu, karena penampilan seksi itu sudah membuat matalelaki menelanjangi anda, membayangkan anda adalahobjek syahwat dalam alam pikirannya. Berharap andamelakukan lebih seksi, lebih... dan lebih lagi.
Dan anda tahu apa kesimpulan yang ada dalam benak sanglelaki? Yaitu: anda bisa diajak untuk begini danbegitu alias gampangan!
Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak anda sudah membuat diri anda tidak dihargai dan dihormati olehpenampilan anda sendiri yang anda sajikan pada matalelaki. Sesuatu yang buruk bisa saja terjadi pada dirianda, apa itu dengan kata-kata yang nyeleneh,pelecehanseksual atau mungkin sampai pada perkosaan.
Perkosaan! Walaupun bukan anda yang diperkosa, tapiteman anda, atau orang yang tidak anda kenal, ataubahkan anak kecil yang belum tahu apa-apa, bisa sajajadi korban kebiadaban nafsu lelaki karena seringmelihat anda berpenampilan seksi.
Siapa yang semestinya disalahkan? Saya yakin anda menjawabnya si "lelaki" bukan? Oh betapa tersiksanya menjadi seorang lelaki dijaman sekarang ini. Kalau boleh saya ibaratkan, tak ada pembeli kalau tidak ada yang jual. Simpel saja, orang pasti akanbeli kalau ada yang nawarin. Apalagi barang bagus itugratis, pasti semua orang akan berebut untuk menerima.Nah, apa bedanya dengan, anda menawarkan penampilanseksi anda pada khalayak ramai? Saya yakin siapa yangmelihat ingin mencicipinya.
Begitulah seharian tadi saya harus menahan penyiksaan pada mata ini. Bukan pada hari ini saja, rata-ratasetiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes kemana? Apakah saya harus menikmatinya...? tapi sayasungguh takut dengan Zat yang memberi mata ini. Bagaimana nanti saya mempertanggungjawabkan nanti?Sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup saya.
Allah Taala telah berfirman: "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahanpandangannya dan memelihara kemaluannya, yang demikianitu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya AllahMaha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlahkepada wanita beriman Hendaklah mereka menahanpandangannya dan memelihara kemaluannya." (QS. An-Nuur: 30-31).
Jadi tak salah bukan kalau saya sering berdiam diruangan kecil ini, duduk di depan komputer menyerapsekian juta elektron yang terpancar dari monitor,hanya untuk menahan pandangan mata ini. Biarlah matasaya ini rusak oleh radiasi monitor, daripada saya takbisa mempertanggungjawabkan di hari akhir nanti.
Biarlah status kuper (kurang pergaulan) saya sandang,asal hati ini sejuk. Asal hidup saya tidak dikuasainafsu. Jadi maafkan saya kalau saya tak mau ke mall,jalan-jalan sore, ke kafe, dan tempat semacamnya yangselalu menyajikan keseksian.
Saya yakin, banyak laki-laki yang punya dilema sepertisaya ini. Mungkin ada yang menikmati, tetapi sebagianada yang takut dan bingung harus berbuat apa. Bagi anda para wanita apakah akan selalu, bahkansemakin menyiksa kami sampai kami tak mampu lagimemikirkan mana yang baik dan mana yang buruk,Kemudian terpaksa mengambil kesimpulan menikmatipemadangan yang anda tayangkan?
Jadi, berjilbablah ... karena itu sungguh nyaman,tentram, anggun, cantik, mempersona dan tentunya sejukdimata.
***/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\/\
Subscribe to:
Posts (Atom)